Headlines News :
Home » » Menjadi Petinggi Tidak Harus Kaya

Menjadi Petinggi Tidak Harus Kaya

Written By Unknown on Selasa, 22 Januari 2013 | 06.38

Sugeng Harusman
 Di tengah suasana mental masyarakat yang lemah dan sakit karena dirusak oleh budaya korupsi, suap, dan politik uang, ada sebuah berita yang membuat kebanyakan orang terkagum dan nyaris tidak percaya, dan selanjutnya pasti akan salut. Ini benar-benar terjadi di desa Swawal Timur kecamatan Pakis Aji kabupaten  Jepara.

Pada 1 April 2012 lalu warga Suwawal Timur mempunyai hajatan besar, pemilihan kepala desa. Terdapat dua calon Sugeng Harusman dan Ali Masyhuri. Dan pemilihan dimenangkan oleh Sugeng Harusman dengan selisih 465 suara dari lawannya Ali Masyhuri. Dari 3500 warga yang memberikan suaranya dalam Qiyam (pemilihan petinggi) 1 April itu, 1795 orang memilih sugeng.

Yang mengagetkan siapapun yang mendengar berita ini adalah bahwa Sugeng adalah seorang warga biasa yang tergolong miskin. Dia sendiri menyadari keadaannya. “Saya punya surat keterangan keluarga miskin, dan juga dapat jatah raskin,” jelas Sugeng.

Dan siapapun yang berkunjung ke rumahnya dan mengetahui keadaannya pasti setuju bahwa Sugeng benar-benar tergolong keluarga tidak mampu secara materi. Rumahnya yang kecil berdinding papan dengan cat labur/gamping putih, berlantaikan tanah, tanpa ruang tamu (sehingga untuk menerima tamu Sugeng mengandalkan beberapa kursi plastik di teras rumahnya). Sebuah rumah yang sangat-sangat sederhana dan nampak tidak kokoh benar. “Kulo niku ngantos khawatir pripun misale griyo kulo niki ujug-ujug ambruk saking kathahe tiyang engkang sami mlebet kangge ngaturaken ucapan selamat pas bapake terpilih dados petinggi,” kisah Siti Juwariyah istri Sugeng.

Sumbangan para pendukung

Untuk memenuhi semua biaya administrasi (pemberkasan) oleh calon petinggi yang besarnya mencapai
25 juta, Sugeng sepenuhnya dibantu oleh para pendukungnya. Menurutnya, uang yang benar-benar keluar
dari saku pribadinya adalah hanya sebesar 500 ribu. Itupun jatah modal warungnya yang hingga kini belum buka lagi.


Sosok yang tegas, percaya diri, dan disegani

Apa sih kiranya yang membuat warga begitu kuat dukungannya terhadap Sugeng? Walaupun lawan politiknya telah membagikan “money politik” sebesar 30 ribu per kepala, tapi mayoritas tetap memilihnya?
Siapapun yang mengenal Sugeng kiranya tidak bisa mengingkari bahwa dia adalah sosok yang pemberani,
tegas, bersih, apa adanya, dan percaya diri. Gaya bicara dan tutur katanya sangat menunjukkan hal itu.
Inilah kiranya yang membuatnya disegani banyak orang. Kemiskinan tidak membuatnya menjadi lemah dan mundur, namun justru menjadikannya sebagai kekuatan untuk tampil percaya diri menjadi petinggi. Inilah  kekayaan yang sejati (tidak kaya materi tapi kaya hati) yang tak tertandingi dan tak dimiliki banyak orang. Hal itu didukung oleh pengalamannya dalam berkarir menjadi perangkat desa saat ia menjadi Hansip dan
Kamituwo dalam rentang waktu 1996-2004.

Rumah Sugeng Harusman
Pria yang tinggal di dukuh Tuk Songo RT/RW 02/01 desa Suwawal Timur kecamatan Pakis Aji tersebut, berbekal kekayaan jiwanya kini resmi menjabat sebagai kepala desa Suwawal Timur dan mulai aktif sejak turunnya SK Bupati Jepara 14 Mei 2012. Selamat bekerja, Pak Sugeng!!
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Festifal Dolanan Tradisional Anak (Kepuk)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Ideas Share Forum - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template